RSS
Facebook
Twitter

Thursday, February 16, 2012

Ringkasan Tata Bahasa Indonesia | Jenis-jenis paragraf | Catatan Kecil lainnya

Kata Baku yang seharusnya :
1. Tidak terkontaminasi / kerancuan
contoh : sering kali = sering | berkali-kali
berulang kali = berulang-ulang
agar supaya = agar | supaya

2. Tidak pleonasme / berlebih-lebihan
contoh : terima kasih banyak = cukup 'terima kasih' saja
para ibu-ibu = cukup 'para ibu' atau 'ibu-ibu'
maju ke depan = cukup 'maju' atau 'ke depan'

3. Tidak ambiguitas / makna ganda
contoh : istri dokter kaya = makna 1. istrinya dokter kaya ; 2. dokternya yang kaya
kucing makan tikus mati di dapur = makna 1. kucing makan tikus ; 2. kucing sedang makan, dan tikus mati ; 3. kucingnya makan tikus setelah itu mati di dapur.


Bentuk Sifat Isi Contoh
Narasi Non Ilmiah/fiksi/non fiksi menceritakan peristiwa/kejadian sehingga pembaca merasa mengalami novel, cerpen, biografi
Deskripsi Non ilmiah/fiksi/non fiksi menggambarkan objek sehingga pembaca merasa melihat sendiri. laporan pandangan mata
Persuasi ilmiah/non-fiksi karangan untuk mempengaruhi pembaca dengan pendekatan psikologi. memerlukan fakta-fakta penunjang. naskah,ceramah,teks iklan
eksposisi ilmiah/non fiksi memaparkan informasi/ilmu agar pembaca mengerti dengan jelas. laporan kegiatan,resep,cara bercocok tanam
Argumentasi ilmiah/ non fiksi tulisan untuk membuktikan kebenaran pendapat sehingga pembaca yakin. perlu data,fakta,analisis. laporan penelitian, skripsi, thesis


Narasi
1. Penokohan : 1. tokoh ; 2. karakter (antagonis, protagonis, neutral/bulat)
2. alur : maju, mundur, dan maju-mundur
3. kronologis : urutan cerita
4. karya ilmiah : 1. autobiografi (kisah hidup ditulis sendiri) ; 2. biografi (ditulis oleh orang lain)

0 komentar: