RSS
Facebook
Twitter

Wednesday, February 02, 2011

Kisi-kisi kewarganegaraan

Kisi-kisi kewarganegaraan
1. Skema tentang ketahanan nasional
2. Contoh-contoh pembangunan nasional di bidang ketahanan nasional
3. sejarah berdirinya negara
4. hak dan kewajiban WN menurut UUD

5. Contoh politik strategis nasional dan pembangunan nasional (min 10)
6. hakikat politik strategis nasional
7. poleksosbud dan hankam dalam hubungannya dengan ketahanan nasional
8. asal mula adanya negara
9. bentuk2 pembangunan nasional
10. kaitan antara politik strategis nasional dengan pembangunan nasional

Tuesday, February 01, 2011

algoritma round robin_SOD_Penjadwalan CPU

ALGORITMA ROUND-ROBIN
Konsep dasar dari algoritma ini adalah dengan menggunakan time-sharing. Pada dasarnya algoritma ini sama dengan FCFS, hanya saja bersifat preemptive. Setiap proses mendapatkan waktu CPU yang disebut dengan waktu quantum (quantum time) untuk membatasi waktu proses, biasanya 1-100 milidetik. Setelah waktu habis, proses ditunda dan ditambahkan pada ready queue. Jika suatu proses memiliki CPU burst lebih kecil dibandingkan dengan waktu quantum, maka proses tersebut akan melepaskan CPU jika telah selesai bekerja, sehingga CPU dapat segera digunakan oleh proses selanjutnya. Sebaliknya, jika suatu proses memiliki CPU burst yang lebih besar dibandingkan dengan waktu quantum, maka proses tersebut akan dihentikan sementara jika sudah mencapai waktu quantum, dan selanjutnya mengantri kembali pada posisi ekor dari ready queue, CPU kemudian menjalankan proses berikutnya.
Jika terdapat n proses pada ready queue dan waktu quantum q, maka setiap proses mendapatkan 1/n dari waktu CPU paling banyak q unit waktu pada sekali penjadwalan CPU. Tidak ada proses yang menunggu lebih dari (n-1)q unit waktu. Performansi algoritma round robin dapat dijelaskan sebagai berikut, jika q besar, maka yang digunakan adalah algoritma FIFO, tetapi jika q kecil maka sering terjadi context switch.
Berikut algritma untuk penjadual Round Robin:
• Setiap proses mendapat jatah waktu CPU (time slice/ quantum) tertentu Time slice/quantum umumnya antara 10 - 100 milidetik.
1. Setelah time slice/ quantum maka proses akan di-preempt dan dipindahkan ke antrian ready.
2. Proses ini adil dan sangat sederhana.
• Jika terdapat n proses di "antrian ready" dan waktu quantum q (milidetik), maka:
1. Maka setiap proses akan mendapatkan 1/n dari waktu CPU.
2. Proses tidak akan menunggu lebih lama dari: (n-1)q time units.
• Kinerja dari algoritma ini tergantung dari ukuran time quantum
1. Time Quantum dengan ukuran yang besar maka akan sama dengan FCFS
2. Time Quantum dengan ukuran yang kecil maka time quantum harus diubah ukurannya lebih besar dengan respek pada alih konteks sebaliknya akan memerlukan ongkos yang besar.


Kesimpulan
 Algoritma ini menggilir proses yang ada di antrian. Proses akan mendapat jatah sebesar time quantum.
 Jika time quantum-nya habis atau proses sudah selesai CPU akan dialokasikan ke proses berikutnya.
 Tak ada proses yang diprioritaskan
 Jika time quantum terlalu besar, sama saja dengan algoritma first-come first-served, jika terlalu kecil akan semakin banyak peralihan proses sehingga banyak waktu terbuang

Friday, January 21, 2011

Struktur Data | tree

Struktur Data | tree
TREE
Tree bisa didefinisikan sebagai suatu kumpulan elemen salah satu elemennya disebut dengan akar (root), dan sisa elemen lainnya (yang disebut simpul) terpecah menjadi sejumlah himpunan yang paling tidak berhubungan satu sama lain, yang disebut dengan subpohon (subtree), atau disebut juga cabang. Jika kita melihat pada subpohon, maka subpohon inipun juga mempunyai akar dan sub-subpohonnya masing-masing.

Dalam kehidupan sehari-hari, tree dapat dilihat dari pohon silsilah keluarga. Tingkat yang tertinggi disebut juga sebagai root. Untuk lebih jelasnya lihat gambar, merupakan contoh dari sebuah tree.

Pembagian Tree :
1. Tree Statik : isi node-nodenya tetap karena bentuk pohonnya sudah ditentukan.
2. Tree Dinamik : isi nodenya berubah-ubah karena proses penambahan (insert) dan penghapusan (delete

Terminologi Tree

Akar (Root nodes)

Simpul yang paling atas dalam pohon adalah akar (root node). Menjadi simpul teratas, simpul akar tidak akan memiliki orang tua. Ini merupakan simpul di mana biasanya merupakan tempat untuk memulai operasi dalam pohon (walaupun beberapa algoritma dimulai dengan daun dan berakhir pada akar). Semua simpul yang lain dapat dicapai dari akar dengan menelusuri pinggiran atau pranala. (Dalam definisi resmi, setiap jalan adalah khas). Dalam diagram, ini secara khusus di gambar paling atas. Di beberapa pohon, seperti heap, akar memiliki sifat khusus. Setiap simpul dalam sebuah pohon dapat dilihat sebagai akar dari sub pohon yang berakar pada simpul tersebut.

Daun (Leaf nodes)
Semua simpul yang berada pada tingkat terendah dari pohon dinamakan daun (leaf node). Sejak mereka terletak pada tingkat paling bawah, mereka tidak memiliki anak satupun. Seringkali, daun merupakan simpul terjauh dari akar. Dalam teori grafik, sebuah daun adalah sebuah sudut dengan tingkat 1 selain akar (kecuali jika pohonnya hanya memiliki satu sudut; maka akarnya adalah daunnya juga). Setiap pohon memiliki setidaknya satu daun.
Dalam pohon berdasarkan genetic programming sebuah daun (juga dibilang terminal) adalah bagian terluar dari sebuah program pohon. Jika dibandingkan dengan fungsinya atau simpul dalam, daun tidak memiliki argumen. Di banyak kasus dalam daun-GP input ke programnya.

Representasi Tree menggunakan linked list

Tree dapat dibuat dengan menggunakan linked list secara rekursif.Linked list yang digunakan adalah double linked list non circular.Data yang pertama kali masuk akan menjadi node root.Data yang lebih kecil dari data node root akan masuk dan menempati node kiri dari node root, sedangkan jika lebih besar dari data node root, akan masuk dan menempati node di sebelah kanan node root.

Operasi-operasi pada Tree:

Insert: menambah node ke dalam Tree secara rekursif. Jika data yang akan dimasukkan lebih besar daripada elemen root, maka akan diletakkan di node sebelah kanan, sebaliknya jika lebih kecil maka akan diletakkan di node sebelah kiri. Untuk data pertama akan menjadi elemen root.
Find: mencari node di dalam Tree secara rekursif sampai node tersebut ditemukan dengan menggunakan variable bantuan ketemu. Syaratnya adalah tree tidak boleh kosong.
Traverse: yaitu operasi kunjungan terhadap node-node dalam pohon dimana masing-masing node akan dikunjungi sekali.
Count: menghitung jumlah node dalam Tree
Height : mengetahui kedalaman sebuah Tree
Find Min dan Find Max : mencari nilai terkecil dan terbesar pada Tree
Child : mengetahui anak dari sebuah node (jika punya)

Jenis-Jenis penelurusan data :

Sebuah pohon biner memiliki operasi traversal yaitu suatu kunjungan pada suatu simpul tepat satu kali. Dengan melakukan kunjungan lengkap kita akan memperoleh urutan informasi secara linier yang tersimpan di dalam pohon biner.
Terdapat tiga jenis kunjungan pada pohon biner, yaitu :

1. PREORDER

Kunjungan jenis ini mempunyai urutan kunjungan sebagai berikut :

- Cetak isi simpul yang dikunjungi.

- Kunjungi cabang kiri.

- Kunjungi cabang kanan.


Procedure PREORDER(Temp : Tree);

Begin

If Temp <> NIL Then

Begin

Write(Temp^.Info,’ ‘); {Cetak isi simpul}

PREORDER(Temp^.Kiri); {Kunjungi cabang kiri}

PREORDER(Temp^.Kanan); {Kunjungi cabang kanan}

End;

End;


2. INORDER

Kunjungan jenis ini mempunyai urutan kunjungan sebagai berikut :

- Kunjungi cabang kiri.

- Cetak isi simpul yang dikunjungi.

- Kunjungi cabang kanan.

Prosedur untuk melakukan traversal secara INORDER adalah sebagai

berikut:


Procedure INORDER(Temp : Tree);
Begin
If Temp <> NIL Then
Begin
INORDER(Temp^.Kiri); {Kunjungi cabang kiri}
Write(Temp^.Info,’ ‘); {Cetak isi simpul}
INORDER(Temp^.Kanan); {Kunjungi cabang kanan}
End;
End;


3. POSTORDER

Kunjungan jenis ini mempunyai urutan kunjungan sebagai berikut :

- Kunjungi cabang kiri.

- Kunjungi cabang kanan.

- Cetak isi simpul yang dikunjungi.


Procedure POSTORDER(Temp : Tree);
Begin
If Temp <> NIL Then
Begin
POSTORDER(Temp^.Kiri); {Kunjungi cabang kiri}
POSTORDER(Temp^.Kanan); {Kunjungi cabang kanan}
Write(Temp^.Info,’ ‘); {Cetak isi simpul}
End;
End;


Dalam pengembangan nantinya, tiga jenis kunjungan ini dapat digunakan sebagai pencarian notasi infix, postfix dan prefix. Kunjungan Preorder untuk mencari prefix, kunjungan Inorder untuk mencari postfix dan kunjungan Postorder untuk mencari infiks.


Cara pertama adalah penyimpanan node secara linked, dalam arti menggunakan tipe data pointer. Pada cara ini, struktur node akan disajikan sebagai berikut:


LPtr Info RPtr

Jika struktur node tersebut diimplementasikan ke dalam Pascal, maka deklarasi node yang sesuai adalah:

1: TYPE

2: BinTreeType = ^BinNodeType;
3: BinNodeType = RECORD

4: LPtr : BinTreeType;
5: Info : BinInfoType;
6: RPtr : BinTreeType;
7: END;

Gambar dibawah adalah binary tree dan representasinya dalam penyimpanan secara linked. Pointer T menunjukkan alamat dari node root, sedang subtree yang kosong diwakili dengan pointer yang bernilai NIL.

Thursday, January 06, 2011

Proses-proses | Sistem Operasi Dasar | Sistem Operasi

Proses-proses | Sistem Operasi Dasar | Sistem Operasi-
Fungsi Sistem Operasi sebagai manajemen proses :
jawab :
- Pembuatan atau penghapusan proses yang dibuat oleh user atau system
- suspensi dan asumsi
- kelengkapan mekanisme untuk sinkronisasi proses
- kelengkapan mekanisme untuk komunikasi proses
- kelengkapan mekanisme untuk pengendalian deadlock

Fungsi Sistem Operasi sebagai manajemen memori utama :
jawab :
- menjaga dan memelihara bagian-bagian memori yang sedang digunakan dan dari yang menggunakan
- memutuskan proses-proses mana saja yang harus dipanggil ke memori jika masih ada di ruang memori.
- mengalokasikan dan mendealokasikan ruanng memori jika diperlukan.

Fungsi Sistem Operasi sebagai manajemen memori sekunder :

jawab :
- pengaturan ruang kosong
- alokasi penyimpanan
- penjadwalan disk

Fungsi Sistem Operasi sebagai manajemen file/berkas :
jawab :
- sistem buffer-caching
- antarmuka device-driver secara umum
- driver untuk device hardware-hardware tertentu

Fungsi Sistem Operasi sebagai manajemen I/O :

jawab :
- pembuatan dan penghapusan file
- pembuatan dan penghapusan direktori
- primitif-primitif yang mendukung untuk memanipulasi file direktori
- pemetaan file ke memori sekunder
- backup file ke media penyimpanan yang stabil

Fungsi Sistem Operasi sebagai sistem proteksi dan jaringan :

- Membedakan antara penggunaan yang sah dan yang tidak sah.
- Menentukan kontrol yang terganggu.
- Menetapkan cara pelaksanaan proteksi.
- Meningkatkan kecepatan komputasi
- Meningkatkan ketersediaan data
- Meningkatkan kehandalan sistem

Wednesday, January 05, 2011

Peranan Teknologi Informasi Dalam Dunia Medis

Peranan Teknologi Informasi Dalam Dunia Medis
1. System informasi digunakan untuk mencatat rekaman medis pasien secara elektronis.
2. Untuk mencari informasi tentang seseorang pasien, pengunjung dapat berinteraksi secara langsung dengan terminal yang disediakan untuk keperluan itu. Dengan mengetikkan sepenggal nama, system informasi akan segera menyajikan informasi tentang pasien yang memenuhi criteria pencarian.
3. Teknologi informasi diterapkan pada peralatan medis missal CT Scan (Computer Tomography). CT Scan adalah peralatan yang mampu memotret bagian dalam tubuh seseorang tanpa harus dilakukan pembedahan.
4. Mycin merupakan contoh system pakar yang digunakan untuk membantu juru medis mendiagnosis penyakit darah yang cepat menular dan kemudian dapat memberikan saran berupa penggunaan antibiotic yang sesuai. (system pakar adalah perangkat lunak yang ditujukan untuk meniru keahlian seseorang dalam bidang tertentu).
5. Sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien.
6. Penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
7. Dalam bidang jasa pelayanan kesehatan teknologi informasi berguna untuk memberikan pelayanan secara terpadu dari pendaftaran pasien sampai kepada system penagihan yang bisa dilihat melalui internet.
8. Penggunaan alat-alat kedokteran yang mempergunakan aplikasi komputer, salah satunya adalah USG (Ultra sonografi). USG adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor.
9. Teknologi nirkabel
Pemanfaatan jaringan computer dalam dunia medis sebenarnya sudah dirintis sejak hampir 40 tahun yang lalu. Pada tahun 1976/1977, University of Vermon Hospital dan Walter Reed Army Hospital mengembangkan local area network (LAN) yang memungkinkan pengguna dapat log on ke berbagai komputer dari satu terminal di nursing station. Saat ini, jaringan nir kabel menjadi primadona karena pengguna tetap tersambung ke dalam jaringan tanpa terhambat mobilitasnya oleh kabel. Melalui jaringan nir kabel, dokter dapat selalu terkoneksi ke dalam database pasien tanpa harus terganggun mobilitasnya.
10. Pencarian dan Peletakan dan Informasi Obat-obatan.
11. Penggunaan Biosensor. Biosensor merupakan suatu alat Instrumen elektronik yang bekerja untuk mendektesi sample biokimia. Contoh paling sederhana adalah alat uji diabetes.



Pengenalan Teknologi Informasi. Abdul Kadir dan Terra CH. Triwahyuni.
Penggunaan Teknologi Informasi_ Teknologi Komputer « HAPPY together HAPPY forever-Microsoft Internet Explorer.
USG ( ULTRA SONOGRAPHY ) « Navy BA PK 102- Microsoft Internet Explorer.
Peranan Komputer Dalam Dunia Kesehatan dan Pengobatan rikie-lebang- Microsoft Internet Explorer.
Peran TI dalam Dunia Kedokteran. Written By KB Tech.